Lembah Jin dan Misteri yang Menyelimutinya

Sebuah Lembah terletak sekitar 35 kilometer di barat laut Madinah, Arab Saudi. Lembah ini dilalui sebuah jalan. Apa yang terkenal tentang tempat ini adalah bahwa, mobil yang melintas bisa berjalan sendiri dalam keadaan mesin mati. Kecepatan berjalannya bisa lebih dari 120 Km / jam, menakjubkan!

 

koordinat : 24° 43'21 .65 "N 39° 26'57 .67" E

 

Nama lembah diberikan oleh penduduk setempat karena mereka percaya bahwa para Jin tinggal di pegunungan ini, dan bahwa fenomena percepatan mobil tersebut sebenarnya dikarenakan ada jin yang mendorong mereka. Hal ini diperkuat dengan cerita dari penduduk setempat bahwa mereka sering mendengar suara aneh yang diduga dari jin di lembah tersebut saat mereka melintas melewati lembah dimalam hari, suara-suara itu meminta mereka untuk kembali, “tempat Anda bukan disini… ini tempat kami…”

Fenomena berjalannya mobil di jalan lurus ini menimbulkan berbagai macam teori. Mari kita simak salah satu teori yang berusaha untuk menjelaskan fenomena aneh ini.


Teori Ilusi Optik dan Gravitasi

Teori ini menjelaskan bahwa pergerakan mobil tersebut disebabkan adanya mispersepsi (salah persepsi) dari penglihatan mata yang menyangka jalan yang dilalui tersebut mendatar atau menanjak, padahal sebaliknya, jalan tersebut menurun.

Teori ini mengemukakan bukti ketinggian permukaan tanah pada jalan yang melalui lembah tersebut sebenarnya menurun (jalan turunan) seperti tampak pada gambar berikut:

Teori ini mampu menjelaskan fenomena secara logis, benar bukan? setiap kendaraan yang melewati turunan tentu bisa berjalan sendiri mengikuti hukum gravitasi bumi.

sebelum kita terburu-buru menarik kesimpulan tentang apa yang sebenarnya terjadi, fena mengajak kamu semua untuk melihat fenomena yang serupa dibelahan dunia yang lain, fena ajak kamu melihat fenomena “Magnetic Hill” alias “Lembah Magnet” dimana pada lokasi itu mobil atau kendaraan bisa bergerak mendaki jalan dengan sendirinya.


Magnetis Hill, New Brunswick – Canada

Terletak di dekat kota Moncton, Provinsi New Brunswick, Kanada, Magnetic Hill ini telah menjadi atraksi pariwisata. Pengunjung lokal maupun turis harus mengantri untuk ikut merasakan sensasi “keanehan” alam yang seakan bertentangan dengan gravitasi.

 


 

diatas tampak antrian kendaraan yang menunggu giliran di gerbang untuk “menuruni” lembah. Setelah melalui gerbang tersebut, pengunjung akan “menuruni” lembah sampai ke titik terendah kemudian akan mematikan mesin mereka. Kemudian terjadilah fenomena alam tersebut, mobil yang dalam keadaan mesin mati itu akan “ditarik kembali” kebelakang dengan sendirinya, seakan-akan mobil tersebut ditarik oleh kekuatan magnet yang besar, karena itu dinamakan “Lembah Magnet”.

 

 

Bagaimana semua ini bisa terjadi? tentunya pertanyaan ini begitu membuat penasaran bagi banyak orang, termasuk kita. Karena itu sejak ditemukan pada tahun 1980-an, kawasan ini terus mendapatkan kunjungan dari orang-orang yang sangat ingin membuktikan kebenarannya.

Teori Ilusi Optik mengklaim bahwa:

  1. bagian bawah lereng tersebut sebenarnya lebih tinggi daripada bagian atas lereng,
  2. kendaraan tersebut bergulir menuruni bukit karena bagian bawah lereng lebih tinggi dari bagian atasnya
  3. semua kendaraan yang terlihat seperti berjalan “menanjak ” lereng seperti ditampilkan pada gambar diatas adalah karena ilusi dalam persepsi mata manusia (salah persepsi).
untuk mendukung klaim ini maka kita lihat bukti ketinggian permukaan tanah di jalan tersebut menggunakan pencitraan satelit via Google Earth:

 

Bisa kita lihat, sejak dari gerbang antrian, jalan sebenarnya mengalami kenaikan ketinggian yang dalam kata lain, jalan tersebut sebenarnya menanjak. Ini menjelaskan mengapa kendaraan bisa “tertarik” kembali ke tempatnya semula (gerbang) seakan-akan ditarik oleh kekuatan misterius.

Lalu bagaimana bisa mata kita melihat bahwa jalan tersebut adalah turunan? fena mengajak kamu melihat video dibawah ini yang merupakan eksperimen yang mencoba untuk menjelaskan fenomena optik tersebut:

 

 

Bagaimana? menarik bukan? buat kamu yang tidak bisa melihat videonya jangan kecewa, fena tampilkan alternatif penjelasannya lewat gambar berikut ini, ini adalah gambar papan pengumuman yang sengaja ditempatkan untuk memberi penjelasan kepada pengunjung tentang apa yang sebenarnya terjadi:

lebih jelasnya:
Sekarang kita kembali ke “Lembah Jin” di Arab Saudi, apakah teori diatas bisa menjelaskan keanehan disana? ya, mengingat informasi peta Google Earth yang fena tampilin diatas menunjukkan bahwa ketinggian tanah dijalan tersebut berubah-ubah dalam artian menurun ketinggiannya sehingga mobil bisa melaju dengan sendirinya dalam keadaan mesin mati karena sebenarnya sedang melewati turunan.

 

Tapi teori ini tidak bisa dipakai pada salah satu belokan, dimana jalannya benar-benar menanjak (jalan tanjakan).

Seorang pengguna jalan mengatakan :

“Ini bukanlah ilusi optik semata. Aku mengunjungi tempat ini dua kali. Tidak diragukan lagi bahwa sebagian besar jalan merupakan turunan sehingga berjalannya kendaraan dengan sendirinya bukanlah sebuah misteri, namun kebanyakan sopir mengaku dapat merasakan kekuatan dorongan tambahan dibandingkan dengan sudut kemiringan yang sama di daerah lain. Tapi ada belokan cekung, sekitar 50 meter di mana semua teori tentang gravitasi ini menjadi terbantahkan. Jika kita menghentikan mobil di tengah-tengah belokan, dititik terendah dan melepaskan tangan (mematikan mesin) maka mobilnya akan berjalan mendaki dengan sendirinya. Kedua kalinya aku pergi dengan membawa kompas magnetik dan magnet batangan untuk memeriksa bila ada distorsi kutub Utara & kutub Selatan magnet, atau jika ada gaya magnet tambahan, tetapi tidak ada hal aneh yang ditemukan, semua magnet bekerja normal.”

 

Menurut pengakuan pengguna jalan tersebut, ia berhenti di belokan, mematikan mesin kendaraan, dan apa yang terjadi kemudian? mobilnya tetap tertarik kedepan, berjalan menanjak….nah lho? ^^ …jangan-jangan… ^^

About Kak Abbas

Saya menyukai dunia pendidikan dan teknologi, dan saya juga menyukai anak-anak yang imut manis dan lucu ^_^

Posted on Desember 5, 2011, in Alam and tagged , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: